Musim hujan memang bukan hanya membuat udara menjadi lebih dingin. Perubahan udara itu membuat cuaca tersebut makin meningkatkan kelembaban udara baik itu yang ada di luar serta di dalam ruangan. 

Tahukah Anda jika kelembaban udara itu sangat memengaruhi kesehatan keluarga? Udara yang terlalu lembab atau tingkat kelembabannya tinggi akan meningkatkan perkembangbiakan virus, bakteri, tungau, serta jamur yang ada di dalam ruangan. Dengan begitu, resiko anggota keluarga terinfeksinya pun semakin meningkat.

Anda bisa perhatikan sendiri di sudut-sudut rumah. Tentu akan nampak bercak hitam di dinding serta uap air yang ada di jendela. Kondisi demikian merupakan ciri bahwa rumah mengalami tingkat kelembaban yang tinggi. Hujan yang terus menerus tentu akan membuat sudut-sudut di rumah menjadi lebih lembab. Akibatnya beberapa perabot rumah hingga dinding akan mudah muncul jamur. 

Kondisi demikian tentu akan menimbulkan bau yang tak sedap. Rumah yang lembab juga menyebabkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri maupun virus. Oleh karena itu penting sekali untuk menjaga rumah supaya tidak mudah lembab. Nah, bagi Anda yang ingin menjaga rumah dari lembab, berikut tipsnya.  

  • Melakukan cek ventilasi

Sirkulasi udara yang tidak atau kurang baik akan menyebabkan rumah mudah lembab. Oleh karena itu, Anda harus pastikan bahwa ventilasi di rumah cukup baik supaya udara bisa mengalir  ke dalam rumah. 

  • Membuka Jendela

Hal yang paling mudah untuk membuat rumah terjaga kelembabannya yakni dengan membuka jendela, terutama saat ada sinar matahari. Bukalah jendela hingga beberapa jam supaya sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah. Hal ini tentu akan mengurangi kelembaban dan membuat sirkulasi udara di rumah Anda menjadi lebih baik.

  • Menggunakan Exhaust Fan

Penggunaan exhaust fan sangat membantu sirkulasi udara di dalam rumah. Dengan demikian, Anda bisa menggunakannya untuk mengatasi rumah yang dirasa lembab. Anda bisa memasangnya di dinding maupun plafon rumah Anda. 

  • Memakai Dehumidifier

Dehumidifier sangat membantu untuk menyerap kelembaban udara di rumah. Dengan alat ini mampu bekerja untuk menyerap kelebihan air pada udara  dan mengeluarkan udara yang kering. 

Dengan penggunaannya itu, tentu saja kelembaban udara dalam rumah makin terkendali. 

  • Melakukan cat ulang

Bila dinding di rumah sudah mulai berjamur karena lembab, maka sebaiknya Anda harus melakukan cat ulang. Dengan cara ini dipandang lebih baik dibandingkan membersihkan jamur yang telah menempel di dinding.  

  • Gunakan cat berkualitas

Dengan menggunakan cat berkualitas, tentu tembok rumah akan terjaga dari kelembaban. Beberapa jenis cat yang memang cukup memiliki nama dapat mencegah tembok dari kelembaban.

  • Batasi tanaman di dalam rumah

Terkadang, terlalu banyak tanaman dapat memengaruhi kelembaban di dalam rumah. Beberapa jenis tanaman dapat membuat kelembaban meningkat.

Itulah 7 solusi mengatasi kelembaban di dalam rumah Anda.